Waspada Bencana! Luapan Sungai Cisunggalah Rendam Pemukiman Warga Panyadap Bandung, Tanggul Jebol Jadi Penyebab

Bencana banjir kembali menghantui warga di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung. Pada Jumat, 16 Mei 2025, pemukiman warga kembali terendam air akibat luapan Sungai Cisunggalah yang deras. Insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran masyarakat akan dampak musim hujan yang seringkali membawa bencana, terutama ketika tanggul tidak mampu menahan debit air yang tinggi.

Peristiwa meluapnya Sungai Cisunggalah ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu dan sekitarnya. Debit air sungai yang meningkat drastis tidak dapat ditampung oleh kapasitas sungai, bahkan menyebabkan tanggul di beberapa titik jebol. Salah satu titik terparah yang terdampak adalah pemukiman warga di Desa Panyadap. Air yang meluap tidak hanya merendam rumah-rumah, tetapi juga membawa material berupa lumpur, bambu, kayu, ranting pohon, dan sampah yang semakin memperparah kondisi.

Menurut keterangan warga setempat, Jajang (45), banjir akibat luapan Sungai Cisunggalah rendam pemukiman warga Panyadap Bandung ini bukan kali pertama terjadi. Ini adalah masalah berulang yang mereka hadapi setiap musim hujan. “Memang selalu begini, suka bawa sampah airnya,” ujar Jajang. Ia menduga, salah satu penyebab semakin parahnya banjir ini adalah alih fungsi lahan di kawasan hulu sungai yang membuat tanah menjadi gundul dan tidak mampu menahan laju air. Selain itu, tumpukan sampah yang dibuang sembarangan oleh warga di dekat aliran sungai juga turut memperparah penyumbatan.

Dampak banjir kali ini cukup signifikan. Selain merendam puluhan rumah warga dengan ketinggian bervariasi, luapan sungai juga menyisakan lumpur tebal di akses jalan Panyadap-Solokanjeruk. Hal ini tentu saja mengganggu aktivitas sehari-hari warga dan transportasi. Beberapa rumah bahkan dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan air dan material yang terbawa arus.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung bersama aparat terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan assesmen dan membantu warga yang terdampak. Upaya penanganan darurat, termasuk perbaikan tanggul yang jebol, sedang diupayakan. Namun, warga berharap ada solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan ini. Beberapa usulan dari warga meliputi pembangunan kolam retensi sebagai penampung air karena pelebaran sungai tidak mungkin dilakukan, serta perbaikan kawasan hulu sungai agar tidak lagi gundul.

slot gacor hk pools

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org