Bagi banyak penggemar pedas, reaksi spontan setelah menyantap hidangan yang membakar adalah menenggak minuman dingin atau es. Kombinasi ini terasa melegakan sesaat, namun di balik kesegaran itu, terdapat Bahaya Mengejutkan yang dapat memengaruhi kesehatan sistem pencernaan bagian atas. Interaksi antara suhu ekstrem dan senyawa capsaicin dari cabai berpotensi melemahkan mekanisme perlindungan alami tubuh, khususnya pada area penting bernama sfingter.
Senyawa capsaicin dalam cabai dikenal dapat mengiritasi lapisan kerongkongan. Meskipun tidak menyebabkan kerusakan struktural langsung, ia dapat memicu relaksasi otot polos. Otot yang paling terdampak adalah Sfingter Kerongkongan Bawah (Lower Esophageal Sphincter atau LES). LES berfungsi sebagai katup antara kerongkongan dan lambung, mencegah asam lambung naik kembali. Capsaicin dapat membuat katup ini mengendur sementara.
Ketika Sfingter Kerongkongan sudah mengendur akibat iritasi cabai, masuknya minuman dingin secara tiba-tiba dapat memperburuk keadaan. Perubahan suhu ekstrem, dari panasnya pedas ke dinginnya es, bisa menyebabkan kontraksi mendadak pada otot di sekitar area tersebut. Kontraksi ini dapat mengganggu fungsi normal LES. Gangguan fungsi LES inilah yang menjadi akar masalah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Kondisi reflux atau naiknya asam lambung dapat terjadi ketika Sfingter Kerongkongan gagal menutup sempurna. Konsumsi kombinasi pedas dan dingin berisiko mempermudah asam lambung untuk naik ke kerongkongan, menyebabkan sensasi terbakar yang dikenal sebagai heartburn atau sakit maag. Jika hal ini terjadi berulang, iritasi kronis pada kerongkongan dapat meningkatkan risiko komplikasi kesehatan jangka panjang.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari minuman dingin segera setelah mengonsumsi makanan pedas, terutama bagi individu yang rentan terhadap GERD. Solusi yang lebih baik untuk meredakan rasa pedas adalah minum air bersuhu ruangan atau susu. Sfingter Kerongkongan adalah pelindung utama; menjaganya agar tetap berfungsi optimal adalah kunci untuk pencernaan yang sehat dan bebas dari reflux yang mengganggu.
